Berita Live Scores
Tim Klasik

Mengenang Skuad Brasil Runner-Up Olimpiade 2012, Di Mana Mereka Sekarang?

20.08 WIB 13/01/22
Brazil Olympic 2012
Selecao gagal meraih Medali Emas pertama mereka di kompetisi tersebut, setelah kalah dari Meksiko di partai puncak.

Brasil harus puas menjadi runner-up di Olimpiade 2012 cabang olahraga sepakbola, setelah dikalahkan Meksiko 2-1 di final.

Bertanding di Wembley, Meksiko mampu unggul lebih dulu lewat gol Oribe Peralta saat pertandingan belum genap berjalan satu menit. Di babak kedua, Peralta kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk membuat El Tri menggandakan keunggulan. Gol balasan Brasil tiba di penghujung laga lewat sepakan kaki kanan Hulk dari jarak dekat.

Medali Perak ini menjadi torehan ketiga Brasil setelah sebelumnya juga menjadi juara kedua pada edisi 1984 dan 1988. Medali Emas Selecao baru mereka raih pada Olimpiade 2016 yang diselenggarakan di Brasil.

Berikut Goal sajikan skuad Brasil saat meraih Medali Perak Olimpiade 2012 di London, dan di mana mereka sekarang.

  • Gabriel Brazil U20

    Penjaga Gawang - Gabriel

    Gabriel sempat membela AC Milan dari 2012-2018, tetapi sebagian besar waktunya ia habiskan sebagai pemain pinjaman di beberapa klub Italia.

    Kiper ini kemudian bergabung dengan Lecce pada 2019 lalu, setelah satu musim di Perugia. Musim ini ia telah tampil sebanyak 16 pertandingan di semua kompetisi untuk Lecce.

  • Thiago Silva Brazil 03062018

    Bek - Thiago Silva

    Silva menjadi kapten Brasil di turnamen tersebut, dengan dia saat itu baru saja pindah dari AC Milan ke Paris Saint-Germain.

    Setelah delapan musim berada di Paris, pada musim panas 2020 dia menerima pinangan Chelsea dengan status bebas transfer dan berada di Stamford Bridge hingga sekarang. Musim ini dia telah tampil sebanyak 23 kali, mencetak dua gol dan dua assist.

  • Juan Jesus Brazil U20 14082011

    Bek - Juan Jesus

    Bersama Thiago Silva, Juan Jesus mengawal pertahanan Brasil sampai ke partai final, tetapi keduanya kecolongan oleh dua gol dari Meksiko dan gagal membawa pulang Medali Emas.

    Musim ini Jesus membela Napoli, setelah diboyong secara gratis awal musim ini karena kontraknya tak diperpanjang oleh AS Roma.

  • Rafael da Silva Brazil

    Bek Kanan - Rafael

    Mantan youngster Manchester United ini masuk ke skuad Brasil untuk Olimpiade setelah penampilan apiknya bersama Setan Merah, di mana dia dibeli dari Fluminese pada 2008. Setelah tujuh tahun di Old Trafford, Rafael kemudian diboyong oleh Olympique Lyon dan bermain di sana selama lima musim.

    Pada awal musim ini, dia pulang ke negaranya untuk bermain di Botafogo setelah sebelumnya berseragam klub Turki Basaksehir selama satu musim.

  • Marcelo Brazil Croatia 2014 World Cup Group A 06122014

    Bek Kiri - Marcelo

    Diboyong oleh Real Madrid dari Fluminese pada 2007, Marcelo menjelma menjadi salah satu bek kiri terbaik dunia. Sekarang dia menjabat sebagai kapten Los Blancos semenjak kepergian Sergio Ramos ke PSG awal musim ini.

    Tetapi sejak kedatangan Ferland Mendy pada 2019 lalu, Marcelo perlahan kehilangan tempatnya di posisi bek kiri, dan dia dikabarkan akan dilepas oleh Madrid mengingat kontraknya akan habis akhir musim ini.

  • Romulo Brazil

    Gelandang - Romulo

    Karier Romulo setelah Olimpiade 2012 ternyata tidak sesuai harapannya. Memang, ia sempat berkarier di Eropa selama lima tahun (2012-2017) bersama klub Rusia Spartak Moskwa, tetapi setelah itu dia kembali ke negaranya, bahkan pernah berseragam klub Tiongkok SJZ Ever Bright selama musim 2020/21(sekarang Cangzhou Mighty Lions).

    Pada musim panas 2021 dia bergabung dengan Vasco da Gama, tetapi per 1 Januari lalu dia berstatus tanpa klub.

  • Sandro Brazil

    Gelandang - Sandro

    Sandro pernah membela Tottenham Hotspur antara tahun 2010 dan 2014, tetapi ia sering kali mengalami cedera selama waktunya di London.

    Setelah berganti-ganti klub sebanyak delapan kali, bahkan sempat berstatus tanpa klub selama paruh kedua musim 2020/21, dia sekarang berseragam klub Portugal Belenenses SAD.

  • Oscar Brazil Venezuela World Cup Qualifiers 13102015

    Gelandang Serang - Oscar

    Oscar pernah dilabeli sebagai playmaker masa depan Brasil, bahkan diproyeksikan akan meraih kesuksesan di Eropa saat diboyong oleh Chelsea dengan harga yang cukup tinggi pada 2012.

    Tetapi setelah empat setengah musim berada di Stamford Bridge, Oscar tergiur dengan gelontoran dana dari klub Tiongkok Shanghai Port, di mana dia bertahan hingga saat ini.

  • Neymar Brazil 2011

    Sayap Kanan - Neymar

    Neymar mengemas tiga gol dan empat assist di turnamen tersebut, dengan dia saat itu masih berstatus sebagai pemain Santos.

    Satu tahun kemudian dia sepakat untuk hijrah ke Eropa dengan menerima pinangan raksasa Spanyol Barcelona. Pada 2017, Neymar menjadi pemain termahal dunia setelah ditebus oleh PSG, di mana dia masih bertahan sampai sekarang.

  • Alex Sandro Brazil

    Sayap Kiri - Alex Sandro

    Alex Sandro sebenarnya berposisi asli sebagai bek kiri tetapi karena ada Marcelo di dalam skuad, ia terpaksa didorong maju untuk beroperasi sebagai sayap kiri. Meski tak mampu mencetak gol di Olimpiade 2012, dia mampu memberikan tusukan-tusukan dan menciptakan peluang untuk rekan-rekannya.

    Sekarang ia berstatus sebagai pemain Juventus, sejak dibeli dari FC Porto pada 2015 silam.

  • Leandro Damiao Brazil

    Striker - Leandro Damiao

    Striker ini menghabiskan sebagian besar waktunya sebagai pesepakbola profesional di tanah kelahirannya, dengan delapan klub Brasil pernah dia bela. Damiao juga sempat membela Real Betis selama paruh kedua musim 2015/16 sebagai pemain pinjaman dari Santos.

    Pada 2019 lalu ia memutuskan untuk mencoba peruntungannya di Jepang, dengan raksasa J League Kawasaki Frontale memboyongnya secara gratis dari Santos. Baru-baru ini dia sukses mengantarkan timnya meraih juara J1 League.

  • Hulk Brazil Germany 2014 World Cup quarter-final 07082014

    Pengganti - Hulk

    Bersama Thiago Silva dan Marcelo, Hulk menjadi pemain senior yang menghiasi skuad Brasil di Olimpiade London 2012. Tetapi ia hanya mampu mencatatkan satu gol saja, yang dikemasnya pada laga final melawan Meksiko.

    Pada Februari tahun lalu, Hulk memutuskan untuk meninggalkan Shanghai Port - klub yang sudah dia bela selama lima tahun - dan pulang ke negaranya untuk bermain di Atletico Mineiro.