Berita Live Scores
Barcelona

Romansa Menjelma Trilogi Horor: Tamat Sudah Bulan Madu Xavi Di Barcelona

20.00 WIB 26/04/22
Xavi Barcelona 2021-22
Untuk pertama kali dalam sejarah, Barca kalah tiga kali beruntun di kandang. Masalah taktik, cedera, dan unjuk rasa fans, semuanya ikut andil

Menghajar Real Madrid, Atletico Madrid, Napoli, dan lain-lain - kepulangan Xavi Hernandez ke Barcelona bak film romansa dengan bumbu CLBK, manis dan mesra.

Tetapi sepanjang bulan April, mereka berjalan sempoyongan ke genre yang lebih mengerikan: horor!

Mereka terbangun dengan keringat dingin membasahi peluh: untuk pertama kali dalam sejarah mereka, Barcelona kalah tiga pertandingan berturut-turut di Camp Nou. Tamat sudah periode bulan madu Xavi di Catalunya.

Awal karier gelandang legendaris Barca di pinggir lapangan Camp Nou itu gemilang. Dia sampai membandingkan pembantaian 4-0 terhadap Real Madrid di Santiago Bernabeu sebagai film sci-fi, tetapi juga mengakui ada "momen-momen horor".

Tetapi akhir-akhir ini, rasanya genre horor lebih cocok untuk menggambarkan situasi Camp Nou, setelah Barca ditundukkan 1-0 oleh tim calon degradasi Cadiz, Selasa (19/4), dan lalu kalah dengan skor yang sama kontra Rayo Vallecano, Senin (25/4) dini hari WIB.

Dan kita akan langsung disuguhkan sekual berikutnya, dengan Mallorca, satu lagi tim calon degradasi, bakal mengunjungi Camp Nou Senin (2/5) depan di hari lebaran.

Naskah yang harus mereka ikuti untuk mengalahkan Barcelona sudah ditulis dengan rapi oleh Cadiz dan Rayo. Blok rendah, buang-buang waktu yang terorganisir, menginstruksikan pemain berbeda untuk jatuh kesakitan secara bergantian, atau menghentikan laga dengan pelanggaran-pelanggaran kecil.

Anjloknya performa Blaugrana membuat harapan mereka finis kedua, dan bahkan lolos Liga Champions, tergoyahkan. Penampilan mereka versus Cadiz tidak kalah mengecewakan dan pasif jika dibandingkan dengan akhir rezim Ronald Koeman.

Performa Barcelona sejak awal tahun, yang menjalani 15 pertandingan tanpa terkalahkan, lenyap tak bersisa.

"Saya mengerti kalau fans dan pemain kurang termotivasi memperjuangkan peringkat kedua," kata Xavi, "tetapi kami harus berada di Liga Champions, kami mau mendengar himne Liga Champions musim depan."

"Kami harus hadir di pertandingan dengan lebih baik. Kami tidak bagus di paruh pertama, mendingan di paruh kedua. Kami mencoba segalanya tetapi situasinya sulit. Sebagai pelatih, saya menyadari kesalahan saya dengan tak memotivasi mereka."

Kalah di kandang sendiri kontra Eintracht Frankfurt juga merupakan hantaman brutal, bukan cuma karena asa juara Liga Europa sirna, tetapi juga karena itu mencederai martabat dan semangat tim.

Camp Nou dijajah fans tandang, dan suporter-suporter tersebut bersorak melihat tim kesayangan unggul 3-0 atas Barcelona.

Fans Eintracht Frankfurt mendapatkan banyak tiket buat pertandingan tersebut yang digelar di Camp Nou. Dilaporkan sebanyak 30.000 suporter mereka menggeruduk Plaza Catalunya dan bernyanyi meramaikan perjalanan mereka ke Les Corts.

Kelompok suporter Barca yang biasanya lantang bernyanyi, Grada d'Animacio, memprotes peristiwa yang mereka sebut sebagai "penghinaan yang tak akan pernah terlupakan" itu dengan memboikot pertandingan kontra Cadiz, sehingga Camp Nou jadi terasa kosong dan sepi.

Meski mereka sudah kembali di laga versus Rayo, kehadiran di stadion di kedua laga tersebut hanya mencapai sekitar 50.000, kalah jauh dari penuhnya pertandingan Barcelona Femeni, tim wanita mereka.

Barca Femeni tampil dua kali di Camp Nou selama beberapa pekan terakhir, di Liga Champions Wanita, dengan 90.000-an kehadiran yang merupakan rekor dunia, ketika menghajar Real Madrid dan Wolfsburg.

Kontroversi Eintracht itu juga memaksa pihak klub melakukan investigasi, di mana sang presiden, Joan Laporta, justru menyalahkan pemegang tiket musiman yang menjual tiket mereka serta sistem pertiketan kuno, tanpa bertanggung jawab dengan memadai.

Di lapangan, Barcelona memuncak di Bernabeu sebelum jeda internasional dan setelahnya justru kehabisan bensin. Mirip seperti musim lalu ketika menggilas Real Sociedad 6-1 di periode yang hampir sama, tapi lalu membuang peluang untuk juara La Liga Spanyol.

Xavi mengaku bahwa memainkan pertandingan pressing tinggi, sesuatu yang sudah jarang dipraktikkan Barcelona selama beberapa tahun belakangan, mulai membebani para pemainnya.

Cedera Pedri juga menjadi masalah besar.

Barcelona asuhan Xavi berada dalam kekuatan penuh selama remaja asal Pulau Kenari itu tampil dengan performa terbaiknya, menjadi mesin di lini tengah yang mengumpankan peluang buat mereka di depannya.

Tetapi kini ia dipastikan sudah tidak akan tampil lagi musim ini gara-gara otot hamstring yang sobek.

Pedri hilang, Barcelona langsung kempis.

Ansu Fati juga sudah absen untuk waktu yang lama, tetapi dia berpotensi kembali sebagai pengganti kontra Mallorca nanti, memberikan secercah harapan di lima laga terakhir musim ini.

Remaja 19 tahun itu menjadi tiang semangat Barcelona ketika kembali dari cedera kontra Levante September lalu, dan dia diharapkan bisa melakukannya lagi.

Ketika pertama tiba, Xavi kaget melihat begitu banyak pemain tidak lagi terlatih dalam permainan posisi ala Barcelona, dan sampai saat ini hal itu masih menjadi faktor merugikan.

Sergino Dest - satu lagi pemain yang musimnya sudah tamat gara-gara cedera - gagal melacak pergerakan Alvaro Garcia dengan baik saat terjadinya gol Rayo, sementara Frenkie de Jong ditarik keluar di waktu yang terhitung dini setelah lagi-lagi tampil semenjana.

Sementara itu Pierre-Emerick Aubameyang, sedang dalam performa gemerlap tetapi kesulitan melakukan hold-up play, sehingga menimbulkan masalah buat tim yang mau menguasai bola sebanyak mungkin.

Versus Real Sociedad, Jumat (22/4) dini hari WIB kemarin, Barca bahkan menguasai lebih sedikit bola dari sang lawan, dan menang 1-0 secara susah payah berkat bobroknya penyelesaian Los Txuri-Urdin.

PR Xavi masih banyak, baik itu dari segi taktik maupun mental, dan ini akan menjadi pekan yang panjang di Catalunya sebelum Mallorca tiba Senin depan, yang berharap bisa melengkapi koleksi film horor Barcelona menjadi tetralogi.