Berita Pertandingan
Piala Dunia

Luis Enrique Akui Spanyol Latihan Penalti 1000 Kali, Ternyata Jadi Investasi Bodong Saat Lawan Maroko Di Piala Dunia

12.11 WIB 07/12/22
Spain World Cup
Pelatih Spanyol memberi banyak menu latihan penalti jelang Piala Dunia, tapi ternyata jadi investasi bodong usai tersingkir adu penalti lawan Maroko.
  • Spanyol latihan 1.000 penalti
  • Gagal di tiga eksekusi vs Maroko
  • Kalah adu penalti, tersingkir dari Piala Dunia

APA YANG TERJADI?

Spanyol dieliminasi dari Piala Dunia oleh Maroko lewat adu penalti, Selasa (6/12) di Education City Stadium. Kedua tim bermain imbang tanpa gol yang berarti adu jago eksekutor titik putih harus digelar untuk menentukan pemenangnya.

Sebelum pertandingan, Luis Enrique mengaku anak asuhnya sudah latihan penalti banyak-banyak, tapi ia cuma bisa duduk dan menonton saat Carlos Soler, Pablo Sarabia, dan Sergio Busquets gagal mencetak penalti mereka.

KATA ENRIQUE SOAL PENALTI SPANYOL:

"Saya pikir mereka telah mengerjakan PR mereka. Sekitar satu tahun yang lalu, di salah satu kamp latihan Spanyol, saya menginstruksikan para pemain agar melatih penalti 1.000 kali sebelum tiba di sini [Piala Dunia]. Jika Anda menunggu sampai di sini sebelum latihan penalti... [maka tak akan cukup]," ucapnya pada wartawan sebelum laga.

"Itu [penalti] merupakan sebuah momen dengan ketegangan maksimum, saat untuk menunjukkan keberanian Anda dan bahwa Anda bisa menembak penalti lewat cara yang telah Anda putuskan, apalagi jika sudah melatihnya seribu kali."

"Ini sangat mencerminkan tiap pemain. Bisa dilatih, bisa dikelola, soal bagaimana cara mengelola tensi. Semakin ke sini faktor keberuntungan semakin hilang - kiper kini punya pengaruh lebih besar. Kami punya kiper yang sangat bagus, ketiganya bisa bekerja dengan baik di situasi ini. Tiap kali kami selesai latihan, saya melihat banyak pemain melatih penalti mereka."

SITUASINYA:

Spanyol memang sudah mempersiapkan diri mereka dengan baik terkait penalti, tapi persiapan tersebut terbukti menjadi investasi bodong di Qatar. Sepakan Sarabia, penendang pertama Spanyol, mengenai tiang, sementara Soler dan Busquets sama-sama ditaklukkan kiper Yassine Bounou yang menjadi pahlawan Maroko. Achraf Hakimi lalu seolah 'menyekolahkan' Spanyol cara menendang penalti yang benar saat memastikan kemenangan Singa Atlas lewat panenka.

DALAM FOTO:

TAHUKAH ANDA?

Spanyol menjadi negara pertama dalam sejarah Piala Dunia yang menelan empat kekalahan adu penalti. Mereka juga menjadi negara kedua yang gagal mencetak satu gol pun di adu penalti setelah Swiss (vs Ukraina, 2006).

SELANJUTNYA UNTUK SPANYOL & MAROKO:

La Furia Roja kini akan pulang ke tanah air setelah tersingkir dari Piala Dunia, sementara Maroko bakal menghadapi Portugal di perempat-final, Sabtu (10/12).