Berita Pertandingan
Persebaya Surabaya

Persebaya Store Dijarah Oknum Suporter, Manajemen Klub Tempuh Jalur Hukum

21.36 WIB 19/09/22
Bonek - Persebaya Surabaya Fans
Tak cuma merusak fasilitas stadion di Sidoarjo usai tak puas dengan manajemen klub, oknum suporter juga menjarah toko resmi Persebaya.

Persebaya Surabaya akan menempuh jalur hukum terkait tindakan kriminalitas yang dilakukan oleh oknum suporter yang menjarah toko resmi mereka.

Insiden itu terjadi pada Kamis (15/9) malam, beberapa saat setelah oknum Bonek, suporter Persebaya, mengamuk dan merusak fasilitas Stadion Gelora Delta Sidoarjo setelah tim kebanggaan mereka kalah 2-1 dari RANS Nusantara FC di Liga 1 2022/23.

Hasil buruk itu memperpanjang tren negatif skuad Bajol Ijo di awal musim ini, menjadi tiga kekalahan beruntun. Tak cuma stadion, para oknum suporter juga menjadikan kantor dan toko resmi Persebaya sebagai sasaran amukan.

Apa kata Persebaya tentang penjarahan toko resmi klub oleh oknum suporter?

Niat awal Bonek yang melakukan demo di kantor Persebaya berujung ricuh, dan momen itu dimanfaatkan oleh beberapa oknum untuk melakukan perusakan sekaligus penjarahan.

Dalam rekaman CCTV di lokasi kejadian yang berada di gedung Surabaya Town Square (Sutos), terdapat beberapa orang yang memecah pintu kaca Persebaya Store dan kemudian mencuri sejumlah barang.

"Persebaya resmi mengambil langkah hukum atas tindak kejahatan penjarahan yang terjadi di Persebaya Store Sutos. Aksi kriminalitas tersebut berlangsung pada Kamis (15/9) malam," bunyi pernyataan klub melalui Instagram resmi mereka.

"Para pelaku menyusup diantara suporter yang tengah melakukan demonstrasi atas kekalahan Persebaya dari RANS Nusantara FC. Tampak beberapa orang berusaha merangsek masuk PS, lalu merusak toko dan mengambil barang yang ada di dalamnya."

"Bahkan lukisan 'Wong Mangap' [logo yang melambangkan Bonek] sempat akan dirusak."

"Karena kejadian tersebut, saat ini Persebaya tengah dalam proses membuat laporan ke SPKT Polrestabes Surabaya. Persebaya menyerahkan kejadian ini kepada pihak berwajib untuk segera diusut tuntas."

Aksi demo Bonek dijawab dengan mundurnya Azrul Ananda

Ketidakpuasan Bonek, suporter Persebaya, terhadap performa tim di awal musim ini yang berujung pada aksi demo anarkis ditanggapi dengan mundurnya Azrul Ananda sebagai presiden dan CEO klub.

"Kalau ditanya evaluasi, yang harus dievaluasi saya sendiri. Karena itu tadi malam kami langsung rapat di stadion, malam itu juga. Saya harus evaluasi diri saya sendiri, apakah saya orang yang tepat membawa Persebaya ke tempat yang lebih baik lagi?" kata Azrul.

"Saya pernah bilang Persebaya menjadi juara dengan cara yang benar, di tengah situasi yang kita tahu, mungkin cara saya ini kurang disukai atau kurang cocok dengan harapan semua. Jadi karena itu saya membuat keputusan bahwa saya akan mengundurkan diri dari CEO Persebaya."