Berita Live Scores
Internazionale

Pemerintah Italia Hentikan Kisruh Protokol Kesehatan Klub Dengan ASL

23.33 WIB 12/01/22
Bologna - Inter
Klub kini mempunyai kewenangan untuk menunda pertandingan bila sedikitnya 35 persen dari skuad terpapar COVID-19.

Klub Serie A dan B akhirnya bisa bernafas lega setelah pemerintah Italia mengeluarkan aturan baru terkait protokol kesehatan bagi tim olahraga di tengah pandemi COVID-19.

Dalam beberapa pekan terakhir, perseteruan antara klub dan otoritas kesehatan lokal (ASL) terus terjadi yang mengakibatkan sejumlah pertandingan Serie A dan B terpaksa mengalami penundaan.

Klub mengacu kepada peraturan protokol kesehatan yang diterapkan UEFA dalam menggelar pertandingan. Dalam peraturannya, UEFA menyebutkan, selama klub masih mempunyai 13 pemain yang bisa bertanding, termasuk kiper, laga tetap dilaksanakan.

Namun ASL mempunyai kebijakan lain. Jika ada beberapa pemain, staf pelatih, dan ofisil terpapar COVID-19, seluruh anggota tim harus menjalani karantina selama lima hingga sepuluh hari.

CEO Inter Milan Giuseppe Marotta sempat mempertanyakan kebijakan itu setelah duel melawan Bologna di Stadion Renato Dall'Ara terpaksa ditunda pada awal bulan ini, karena tim tuan rumah harus dikarantina. Akibatnya, Inter yang sudah tiba di stadion hanya menjalani latihan ringan.

Kini permasalahan itu diselesaikan pemerintah Italia. Pemerintah menyatakan, klub mempunyai wewenang untuk menentukan laga ditunda jika dalam satu tim ada 35 persen pemain yang akan bertanding terpapar COVID-19. Artinya, laga dapat ditunda bila sedikitnya 11 pemain dinyatakan positif.

Protokol baru juga menyatakan siapa pun yang mendapatkan hasil tes positif harus mengisolasi diri. Sedangkan kontak dekat akan menjalani tes harian setidaknya selama lima hari, tetapi tidak perlu mengisolasi diri.

Kebijakan itu disambut gembira anggota parlemen bawah Valentina Vezzali. Wanita yang merupakan atlet anggar nasional itu memberikan apresiasi kepada menteri kesehatan Roberto Speranza, serta menteri hubungan daerah dan otonomi Mariastella Gelmini.

“Berkat kerja tim antara menteri Gelmini dan Speranza, sebuah dokumen yang menyediakan prosedur seragam untuk semua otoritas kesehatan setempat, sehingga menjamin jalannya kompetisi yang benar dan teratur,” ujar Vezzali dikutip laman kantor berita Ansa.

“Saya merasa puas dengan hasil penting yang telah dicapai dengan mendengarkan kebutuhan di dunia olahraga, melalui federasi, sebagai respons cepat dari permasalahan beberapa pekan terakhir.”