Berita Live Scores
Thailand

Pelatih Thailand Gusar Piala AFF Dianggap Tak Penting

23.56 WIB 31/12/21
มาโน โพลกิ้ง
Mano menegaskan, Thailand akan meningkatkan performa mereka secara bertahap sebelum kembali ke elite Asia.

Pelatih Thailand Alexandre Polking merasa gusar dengan anggapan Piala AFF tidak penting bagi The War Elephants, karena mereka sudah seharusnya berbicara di level lebih tinggi.

Thailand di ambang juara setelah memetik kemenangan telak 4-0 pada pertandingan leg pertama final Piala AFF 2020. Mereka hanya membutuhkan hasil imbang pada leg kedua untuk memastikan mengangkat trofi.

Kesuksesan Thailand ini dianggap sudah wajar oleh beberapa pengamat sepakbola setempat. Mereka memperlihatkan performa mengesankan setelah menjuarai Grup A dengan catatan sempurna, serta menggusur Vietnam di semi-final.

Para pengamat menilai Thailand sudah sewajarnya berlaga di level lebih tinggi. Namun tahun ini Thailand gagal mengulang sukses seperti ketika menembus putaran final kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia. Pada kualifikasi Piala Dunia 2022, Thailand kandas di babak kedua. Penilaian itu cukup membuat Polking merasa gusar.

“Apa yang bisa saya katakan [terhadap penilaian itu]? Saya selalu meyakini kami harus menjuarai sesuatu yang bisa dimenangkan. Turnamen ini (Piala AFF) sangat bergengsi. Ini menjadi awal langkah Thailand menuju jalur yang tepat,” cetus pria yang akrab disapa Mano ini dikutip Goal Thailand.

Mano mencontohkan kebangkitan Vietnam. Selepas menjuarai Piala AFF 2008, Vietnam tidak terlalu terlihat, karena hanya mencapai semi-final. Sebaliknya, Indonesia, Malaysia, dan Singapura silih berganti tampil di final. Vietnam baru bisa menjuarai Piala AFF lagi pada 2018, dan mereka juga tampil di putaran final kualifikasi Piala Dunia 2022.

“Sangat penting juga buat kami bertemu Vietnam. Dalam tiga edisi terakhir, mereka sama sekali tidak terlihat. Tapi mereka sekarang sudah berkembang, dan memperoleh hasil bagus,” imbuh Mano.

“Mendapatkan kesempatan mengalahkan Vietnam di Piala AFF kali ini bahkan lebih penting, karena seperti yang Anda bilang, mereka kompetitor utama. Anda harus melakukannya secara bertahap. Dengan bekerja dan semangat seperti sekarang, tentu kami bisa mendapatkan yang lebih.”

“Sekarang kami harus mengambil yang terdekat dulu (menjuarai Piala AFF). Bukankah kita berada di kawasan ini (Asia Tenggara)? Kami sekarang menjadi tim yang terbaik di kawasan ini.”

“Langkah selanjutnya adalah Asia. Kami harus menuju ke sana dengan pendekatan seperti sekarang. Tentu saja pekerjaan itu lebih sulit. Sekarang uuang paling penting adalah Piala AFF. Itu pekerjaan yang mereka (federasi) berikan kepada saya.”