Berita Pertandingan
Republik Ceko

Pelatih Republik Ceko Tak Sesali Keputusan Mainkan Bek Persija Jakarta

13.37 WIB 26/09/22
Ondrej Kudela, Diogo Jota
Peluang Kudela kembali dimainkan saat melawan Swiss terbuka, karena Brabec meninggalkan tim akibat cedera.

Pelatih Republik Ceko Jaroslav Silhavy tak menyesali keputusannya memainkan Ondrej Kudela ketika digasak Portugal 4-0 dalam pertandingan Grup 2 UEFA Nations League A, Minggu (25/9) dini hari WIB.

Slihavy memasukkan Kudela pada menit ke-22 untuk menggantikan Jakub Brabec yang mendapatkan cedera. Pada menit ke-33, Diogo Dalot lepas dari pengawasan Kudela, sehingga mampu membuka gol kemenangan Portugal.

Sedangkan menjelang babak pertama berakhir, Mario Rui melepaskan umpan dari sisi kiri serangan, dan bola sempat lewat di depan Kudela sebelum akhirnya Bruno Fernandes mencetak gol kedua Portugal.

Slihavy mengatakan, memainkan Kudela untuk menggantikan Brabec merupakan keputusan yang ia harus ambil, karena palang pintu Persija Jakarta itu dinilai mempunyai pengalaman.

“Ondra (sapaan Kudela) bermain di posisi itu, jadi ini pergantian yang logis. Liga Indonesia memang agak rapuh, tapi kita tahu Kudela seperti apa,” papar Slihavy dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman resmi federasi sepakbola Republik Ceko (FACR).

“Dia berpengalaman, dan terkadang sangat penting mempunyai pemain berpengalaman di posisi itu.”

Peluang Kudela untuk tampil di laga menentukan melawan Swiss di Stadion Kybunpark, Rabu (28/9) dini hari WIB, cukup terbuka. Pasalnya, Brabec sudah dipastikan meninggalkan skuad Republik Ceko untuk memulihkan cederanya.

Sebagai gantinya, Slihavy memanggil Patrizio Stronati. Bek klub Hungaria Puskas Akademia berusia 27 tahun ini belum pernah tampil bersama tim senior. Ketika memperkuat tim U-19 hingga U-21, Stronati tidak banyak dimainkan.

Duel melawan Swiss sangat menentukan bagi Republik Ceko untuk bertahan di Level A. Saat ini, Republik Ceko menempati posisi juru kunci klasemen sementara dengan nilai empat, tertinggal dua angka dari Swiss.

Slihavy mengatakan, penggawa Republik Ceko harus memperlihatkan performa lebih baik lagi jika ingin tetap berada di Level A. Apalagi Swiss bermodalkan kemenangan 2-1 atas Spanyol.

“Sejujurnya, saya tidak memperkirakan Spanyol akan kalah di kandang, sehingga ini menjadi perubahan besar buat kami. Kami sudah pasti akan menjalani laga yang sulit Selasa nanti (Rabu dini hari WIB),” kata penjaga gawang Tomas Vaclik kepada Radiozurnal.