Berita Pertandingan
Transfer

Pelatih Benfica Sebut Chelsea Bikin Enzo Fernandez Gila

01.02 WIB 06/01/23
20211104_Roger Schmidt_PSV
Terkait sanksi Fernandez, Schmidt menyebut itu sebagai konsekuensi atas tindakan indisipliner.

Pelatih Benfica Roger Schmidt mengkritik Chelsea yang tidak berhenti mengejar Enzo Fernandez, meski klub Portugal itu sudah menegaskan tak akan melepas sang pemain ke Stamford Bridge.

Chelsea melakukan negosiasi dengan manajemen Benfica mengenai perekrutan Fernandez, dan bersedia menebus klausul pelepasan sebesar £106 juta. Chelsea dikabarkan siap menggelontorkan £112 juta demi mendapatkan Fernandez.

Situasi ini membuat Schmidt berang. Schmidt menegaskan, tidak ada seorang pun di Benfica yang ingin melepas Fernandez, termasuk dirinya. Menurut Schmidt, cara yang ditempuh Chelsea telah mengganggu psikologis pemain.

“Apa yang dilakukan klub yang menginginkan Enzo tidak menghormati kami. Itu bertentangan dengan Benfica, dan saya tidak bisa menerima apa yang mereka lakukan,” cetus Schmidt dikutip laman BBC.

“[Itu] Untuk membuat pemain gila. Mereka berpura-pura mampu membayar klausul, dan kemudian ingin bernegosiasi. Saya pikir itu bukan cara yang saya pahami tentang hubungan baik antara klub tentang pemain.”

“Kami tidak ingin menjualnya, tidak ada yang ingin menjualnya di klub ini. Semua orang tahu dia memiliki klausul dalam kontraknya, dan tentu saja, jika pemain ingin pergi dan seseorang datang dan membayar klausul tersebut, kami tidak dapat melawan itu, dan mungkin kami akan kehilangan pemain tersebut.”

Schmidt juga membicarakan tentang sanksi yang kemungkinan diberikan kepada Fernandez. Benfica sebelumnya mendesak agar Fernandez kembali ke klub sesegera mungkin setelah bolos dua sesi latihan tim.

Fernandez pulang ke Argentina selepas membantu tim Tango menggondol trofi Piala Dunia, sekaligus menghabiskan malam tahun baru di tanah airnya. Gelandang berusa 21 tahun tersebut masih belum kembali ke klub sampai saat ini, sehingga terancam sanksi dari klub elite Portugal tersebut.

“Enzo merupakan pemain yang sangat baik, dan pesepakbola fantastis. Kami sangat menyukainya dan, tentu saja, kami ingin dia tetap di Benfica. Situasinya tidak mudah, karena dia bermain di Piala Dunia, dia menjadi juara dunia, dia mendapat tawaran, dan ada banyak uang di atas meja,” beber Schmidt.

“Dalam situasi seperti ini, sebagai pemain muda Anda berpikir tentang itu, dan sedikit membingungkan. Saya pikir semua orang bisa mengerti. Dia melewatkan latihan, sehingga tidak bisa diterima. Karena itu, akan ada konsekuensinya.”