Berita Live Scores
AFC Women's Asian Cup

Pelatih Australia Tony Gustavsson Punya Respek Pada Timnas Indonesia

10.38 WIB 21/01/22
Tony Gustavsson
Menurut Tony, bukan tidak mungkin timnas Indonesia memberikan kesulitan kepada Australia.

Timnas Indonesia langsung dihadapkan dengan Australia pada laga pertama mereka di Piala Asia 2022. Tergabung di Grup B, timnas putri Indonesia berbagi grup dengan Australia, Filipina, dan juga Thailand. Laga kontra Australia akan dihelat Jumat (21/1), pukul 17.00 WIB.

Australia jelas saja unggul segalanya dari timnas Indonesia. Mereka merupakan salah satu tim sepakbola wanita terbaik di Asia, bahkan dunia. Tapi dapat dipastikan bahwa status tersebut tidak membuat Australia memandang Indonesia sebelah mata, seperti diungkapkan Tony Gustavsson.

Sosok asal Swedia ini justru punya kekaguman tersendiri terhadap Garuda Pertiwi. Ia memiliki respek kepada timnas putri Indonesia, dan mengingatkan bahwa timnya tidak boleh memandang enteng lawan. Setidaknya, ada dua hal dari Indonesia yang cukup menjadi perhatian dari Tony.

“Kami akan menghadapi Indonesia yang sangat termotivasi karena mereka mewakili negaranya dengan rasa bangga. Mereka pasti akan bekerja keras.. Kami harus bekerja keras untuk menghentikan serangan balik mereka. Kami tak boleh kehilangan bola di area berbahaya," urainya pada sesi jumpa pers.

Keunggulan teknik dan fisik pemain Australia, menurut Tony, bisa dikalahkan oleh kecepatan. “Lawan bisa menyerang dengan teknik dan kecepatan yang mereka miliki. Jadi, kami wajib bermain dengan performa terbaik,” tukasnya.

Di sisi lain, Kurnia Sandy sebagai pelatih kiper timnas putri Indonesia menjelaskan, bahwa anak asuhnya dilatih supaya siap menghadapi duel-duel udara. Keunggulan fisik pemain Australia bisa jadi momok timnya, makanya pemain diminta konsentrasi menangkal bola udara.

"Pesiapan seperti biasa, kami mempersiapkan para kiper untauk bisa mengantisipasi kemungkinan strategi yanga akan dipakain oleh Asutralia. Jadi kami sudah melatih bola-bola atas, kemudian bagaimana mengatasi backpass. Itu yang kami sudah persiapan untuk laga kali ini," urai Sandy.

Meski kalah secara kualitas, tapi mental pemain timnas putri Indonesia tidak boleh inferior. Sandy menekankan bahwa tim pelatih terus mendorong pemain supaya benar-benar siap secara mental menghadapi Australia yang unggul secara teknik dan reputasi.

"Kalau dari sisi teknis, kami sudah mempersiapkan semua. Tinggal bagaimana sisi mentalnya saja. Jadi saya menekankan setiap kiper untuk mempersiapkan dengan baik mentalitas mereka. Satu yang terpenting adalah tidak perlu takut dengan nama besar Australia. Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik, jadi tidak ada yang perlu ditakutkan," tegasnya.