Akun Media Sosial Hilang Gara-Gara Diserang Netizen Indonesia, Bek Thailand Jonathan Khemdee Minta Ampun

Witan Sulaeman Weerathep Pomphan U23 Thailand U23 Indonesia SEA Games 31 Semifinal
Thành An
Pemain berusia 20 tahun itu dituduh menjadi provokator dalam duel panas di semi-final Sea Games.

Bek tim nasional Thailand Jonathan Khemdee memohon maaf kepada masyarakat Indonesia setelah pertandingan dramatis di semi-final SEA Games 2021, Kamis (19/5) WIB.

Pertandingan yang berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan tim Gajah Perang lewat gol Weerathep Pomphun pada babak tambahan.

Tetapi beberapa menit sebelum laga berakhir, pertandingan sempat dihentikan karena kericuhan antar pemain kedua kesebelasan.

Pengadil lapangan memberikan kartu merah kepada empat pemain, tiga untuk pemain Tim Garuda Muda yakni Ricky Kambuaya, Rachmat Irianto dan Firza Andika, sementara pilar Thailand yang dikeluarkan adalah William Gabriel.

Dalam insiden tersebut, Khamdee terlihat memancing emosi para pemain asuhan Shin Tae-yong, dan usai laga, para pendukung Indonesia tidak terima dengan ulang pemain berusia 20 tahun tersebut dan menyerang akun media sosialnya.

Bahkan, tak hanya mengomentari semua unggahan Khamdee, netizen Indonesia juga melaporkan akun sang bek sampai-sampai media sosialnya hilang.

Dan karena kejadian itu, Khamdee pun memohon ampun dan meminta maaf atas insiden yang terjadi selama di lapangan.

Dia membuat akun baru, dan menuliskan: "Maaf Indonesia, dan tolong jangan laporkan akun terakhir saya lagi."

"Pertama-tama saya ingin meminta maaf kepada seluruh penggemar sepakbola, khususnya Indonesia, atas apa yang telah saya perbuat di lapangan sebelumnya."

"Ya, saya meminta maaf atas apa yang telah saya lakukan. Mohon dimengerti bahwa manusia tidak lepas dari kesalahan."

Khamdee menambahkan: "Pertama, saya senang bahwa tim nasional Thailand bisa lolos ke final SEA Games dan di sisi lain saya merasa sedih atas tindakan saya di lapangan saat menghadapi Indonesia di semi-final."

Artikel dilanjutkan di bawah ini

"Sekali lagi saya minta maaf untuk semua peserta, fans, penggemar sepakbola Thailand, seluruh pecinta sepakbola Indonesia dan juga penggemar sepakbola atas tindakan saya."

"Apa yang bisa saya lakukan untuk membuat kalian semua memaafkan saya?"

Tutup