Berita Live Scores
Tahukah Anda

Mengapa Banyak Stadion Di Indonesia Punya Lintasan Lari?

05.30 WIB 13/05/22
Stadion Manahan, Solo
Lintasan lari membuat pandangan mata ke lapangan menjadi kian jauh, namun kenapa banyak stadion di Indonesia mengadopsinya?

Menonton pertandingan bola di stadion secara langsung bisa menghadirkan suatu pengalaman tersendiri, tapi kenikmatannya sedikit berkurang ketika ada lintasan lari.

Di Indonesia, kebanyakan stadion sayangnya memiliki trek tersebut sebagaimana itu justru membuat pandangan dari tribun ke lapangan menjadi jauh.

Bagi yang memiliki mata minus, itu menimbulkan masalah tambahan dan jelas membuat penonton serta suporter kurang nyaman.

Tapi Mengapa Indonesia Mengadopsi Itu?

Jawabannya karena kebanyakan stadion di negeri ini dibangun oleh Pemerintah Daerah (Pemda), mereka yang berkepentingan kemudian memilih stadion dengan tipe olimpik demi kepraktisan.

Mengingat stadion di sini tidak hanya diperuntukkan untuk sepakbola, sarana olahraga di dalamnya lantas ditambah dengan lintasan lari guna mengakomodir atlet lain.

Biasanya, atlet dari cabang atletik hingga lompat jauh berlatih di stadion olimpik ini guna mengasah kemampuan jelang menghadapi berbagai event lokal hingga internasional dari PON, SEA Games, Asian Games sampai Olimpiade.

Di era modern seperti sekarang, Indonesia turut membangun berbagai stadion baru namun beberapa masih memakai trek lari; seperti yang bisa ditemui di Gelora Bung Karno, Mandala Krida, Jatidiri, Manahan, dan Stadion Internasional Banten.

Pengecualian…

Meski ada banyak yang bertipe olimpik, stadion yang dikhususkan untuk sepakbola juga ada beberapa di negara kita.

Contohnya di masa lalu ada stadion Lebak Bulus, markas lama Persija Jakarta, stadion Maguwoharjo kandang PSS yang selesai diresmikan pada 2007 silam, stadion Citarum di Semarang, stadion Diponegoro di Banyuwangi, stadion Batakan di Balikpapan sampai stadion Kebo Giro di Boyolali.

Pada 2022 ini, stadion megah lainnya hadir di ibu kota dalam bentuk Jakarta International Stadium (JIS) dan itu tidak memiliki lintasan lari.

JIS merupakan salah satu stadion terbesar dan termegah di Asia, bahkan atapnya bisa dibuka-tutup sesuai kondisi cuaca.