Mario Gotze Akui Penyesalan Gagal Pindah Ke Liverpool

Mario Gotze Jurgen Klopp Borussia Dortmund
Getty Images
Gotze tampil kinclong bersama Klopp di Dortmund, namun ia menolak tawaran bereuni dengan mantan bosnya itu di Liverpool.

Mario Gotze mengakui bahwa ia menyesal menolak pindah ke Liverpool pasca-meninggalkan Bayern Munich pada 2016. Kala itu, The Reds berada di awal era kepelatihan Jurgen Klopp.

Gotze kembali ke Bundesliga musim panas ini. Gelandang berusia 30 tahun itu bergabung dengan juara Liga Europa Eintracht Frankfurt usai dua musim berkostum klub raksasa Eredivisie, PSV Eindhoven.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Aman dikatakan, Gotze menjadi salah satu properti terpanas sepakbola Eropa selama empat tahun bersama Klopp di Borussia Dortmund pada rentang 2009–2013, dengan memenangkan dua gelar Bundesliga dan menembus final Liga Champions.

Setelah membelot dari Dortmund ke Bayern Munich dan mencetak 36 gol dalam 114 penampilan, Gotze menjadi target utama Liverpool pada 2016.

“Liverpool finis kedelapan pada musim pertama mereka bersama Jurgen [2015/16] dan tidak lolos ke Liga Champions," kenangnya dalam interviu bersama Bild, Rabu (6/7).

“Bahkan pada tahun-tahun sebelumnya, mereka bukan klub yang selalu bersaing di papan atas.”

“Sementara Dortmund tampil luar biasa di bawah arahan Thomas Tuchel, BVB sedang naik. Jurgen masih membangun sesuatu.”

“Dalam retrospeksi, Anda harus mengatakan bahwa [kepindahan ke] Liverpool akan lebih baik,” pungkas pencetak gol kemenangan Jerman pada Piala Dunia 2014 itu.

Adapun Klopp telah memenangkan enam trofi utama selama menangani Liverpool. Pada musim 2021/22, ia mengantar Merseyside Merah mengangkat Piala FA dan Piala Liga Inggris, kendati gagal meraih quadruple bersejarah.

Tutup