Berita Pertandingan
Atalanta

Transfer Terbaik Serie A Musim Ini! Kualitas Jempolan Ademola Lookman Bikin Juventus Ketar-Ketir

19.18 WIB 25/01/23
Ademola Lookman Atalanta 2022-23 HIC 16:9
Rekrutan senilai €9 juta dari RB Leipzig ini mencetak dua gol saat Atalanta imbang 3-3 lawan Juventus, membuatnya jadi kandidat topskor.

Juventus benar-benar membutuhkan kemenangan pada Senin (23/1) dini hari kemarin. Mereka tengah menjalani pekan yang sulit.

Mereka menutup paruh pertama musim 2022/23 dengan kekalahan memalukan 5-1 di Napoli, yang secara efektif mengakhiri harapan mereka untuk mengejar pemimpin Serie A yang begitu melejit.

Namun, pada Jumat (20/1) kemarin, situasi mereka menjadi jauh lebih buruk setelah Federasi Sepakbola Italia (FIGC) mengumumkan bahwa Bianconeri dihukum sanksi pengurangan 15 poin karena kasus manipulasi keuangan terkait transfer baru-baru ini.

Dalam waktu tujuh hari, Juve telah berubah dari penantang gelar menjadi pesakitan.

Bahkan harapan mereka untuk finis di empat besar – yang sangat penting bagi klub dalam situasi keuangan yang begitu rapuh – menjadi terkatung-katung.

Juve, kemudian, sangat membutuhkan tiga poin berharga melawan Atalanta.

Namun, mereka harus puas dengan satu poin, usai bermain imbang 3-3 yang tidak banyak mengubah prospek mereka untuk kembali ke empat besar, yang sebaliknya malah menegaskan Ademola Lookman sebagai transfer terbaik musim ini.

Paling tidak, pemain sayap Atalanta ini adalah penyerang paling moncer di liga saat ini.

Memang, saat Juve mengalami salah satu minggu terburuk sepanjang sejarah mereka, Lookman menikmati minggu terbaik dalam kariernya.

Ia mencetak enam gol dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk dua gol di Turin yang membuat golnya menjadi 10 dalam 11 pertandingan terakhirnya di Serie A.

Gol pertamanya ke gawang Juve memang berbau keberuntungan, karena tak lepas dari kesalahan yang dilakukan kiper tuan rumah Wojciech Szczesny.

Yang kedua, bagaimana pun, adalah sundulan yang menakjubkan yang diawali dengan pergerakannya melepaskan diri dari penjagaan lawan sebelum mengarahkan bola masuk ke gawang.

Itu adalah gol yang menggambarkan seberapa besar kepercayaan dirinya saat ini, yang tentunya luar biasa bagi pemain yang dianggap tak lagi dibutuhkan di RB Leipzig setelah dipinjamkan ke Fulham dan Leicester City.

Tapi Lookman tidak pernah kehilangan kepercayaan diri pada kualitasnya, bahkan di masa-masa sulit.

Ia menjadi bahan olok-olok atas kegagalannya melakukan penalti panenka di Fulham tiga tahun lalu, yang diakuinya secara terbuka bahwa momen itu sempat membuatnya sangat terpukul.

Namun, produk akademi Charlton itu juga berbicara tentang mencoba mengubah pengalaman yang sangat negatif menjadi positif, menggunakan rasa sakitnya untuk memotivasi dirinya, untuk berkembang sebagai pemain dan pribadi, dan menyadari potensi besarnya yang sempat meredup usai tampil cemerlang bersama Inggris di Piala Dunia U-20 2017.

Untungnya, ia bisa bangkit, setelah mungkin tiba di klub yang tepat pada waktu yang tepat.

Ia kini tentu merasa bermain untuk pelatih yang tepat, setelah baru ini menyebut Gian Piero Gasperini sebagai manajer terbaik yang pernah menanganinya, meski sebenarnya baru bergabung dengan Atalanta pada musim panas tahun lalu.

Gasperini juga tertarik dengan Lookman, yang direkrutnya atas rekomendasi Lee Congerton.

Mantan pemain asal Wales, yang bergabung dengan Atalanta tahun lalu sebagai kepala pengembangan internasional untuk klub, pernah bekerja dengan Lookman di Leicester dan yakin sang pemain akan cocok dengan gaya sepakbola Gasperini.

Ia tidak keliru. Lookman sekarang membukukan 11 gol di Serie A musim ini - hanya kalah dari bintang Napoli, Victor Osimhen yang memiliki lebih banyak gol.

Tentu ini adalah kabar gembira, bukan cuma Atalanta tapi juga Nigeria.

Lookman lahir dan besar di Inggris. Namun, kedua orang tuanya berasal dari Nigeria dan ia menyatakan ikrarnya untuk membela Super Eagles tahun lalu.

Dengan demikian, penampilannya yang bagus merupakan dorongan besar bagi negara yang ingin pulih dari kekecewaan karena gagal lolos ke Piala Dunia 2022 lalu.

Memang, ada perasaan bahwa akan ada lebih banyak lagi hal-hal besar yang akan datang dari Lookman.

Gasperini bersikeras bahwa pemainnya itu memiliki semua atribut yang dibutuhkan untuk menjadi bintang besar di lini depan Atalanta berikutnya.

"Ia selalu tahu apa yang harus dilakukan," kata Gasperini. "Ia bergerak dengan baik, cepat, dan memiliki teknik yang bagus."

"Selain gol, yang penting adalah kontribusi yang ia berikan secara konsisten."

"Ia merupakan pemain muda yang sudah mengerti banyak hal, bagaimana bergerak, bagaimana bermain, bagaimana berlatih."

"Ia menghabiskan waktu untuk berkembang di Leipzig dan itu adalah sekolah yang hebat baginya, jadi bagi kami, ia benar-benar rekrutan yang luar biasa."

Memang inilah faktanya, Atalanta cuma membayar €9 juta untuk transfer terbaik di Serie A sejauh musim ini berjalan.

Pada malam ketika banyak pembicaraan di Turin berpusat pada kasus finansial Juventus, Lookman membuktikan dirinya merupakan pembelian yang cerdas.