Liverpool Vs Real Madrid: Final Liga Champions Ditunda, Gas Air Mata Ditembakkan, Ada Apa?

Stade de France police Champions League final
Getty Images
Terjadi kericuhan di luar Stade de France dan ada laporan penembakan gas air mata

Kick-off final Liga Champions Eropa antara Liverpool melawan Real Madrid ditunda setidaknya 30 menit gara-gara terjadi kemacetan antrean penonton di luar Stade de France, menurut klaim UEFA.

The Reds dan Los Blancos bakal saling bentrok, Minggu (29/5) dini hari WIB, untuk memperebutkan trofi Si Kuping Besar.

Namun mereka harus menunggu sedikit lebih lama sebelum sepakmula karena penonton tak bisa memasuki stadion.

Mengapa kick-off final Liga Champions ditunda?

Suporter dan penonton telah memenuhi sisi luar stadion beberapa waktu sebelum sepakmula, tetapi terjadi penundaan signifikan seiring laga mau dimulai.

Dengan sebagian besar penonton masih di luar saat waktu mendekati pukul 20:00 BST (02:00 WIB, Minggu), pertandingan diundur 15 menit untuk mengurai kemacetan antrean dan agar fans bisa masuk ke stadion.

UEFA lalu memperpanjang penundaan jadi 30 menit.

Liverpool mungkin diuntungkan?

Liverpool mengadiri final UCL dengan kondisi Thiago Alcantara yang masih diragukan; dan menurut legenda The Reds, Steven Gerrard, penundaan ini mungkin menguntungkan mereka.

"Sepertinya Liverpool mendapati sebuah situasi ketika pemanasan, jadi mungkin 15 menit ekstra ini menguntungkan," kata Gerrard kepada BT Sport.

"Ini tidak ideal, tapi harus terima saja. Kalau Anda merasa tidak nyaman saat pemanasan, jarang sekali Anda bisa bertahan 90 menit. Mereka mungkin bisa mengambil risiko kalau hanya gangguan ringan."

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Saudara Joel Matip kecam UEFA

Saudara laki-laki Joel Matip, Marvin, terkait situasi di Stade de France kepada PlettiGoal: "Organisasi di sekitar dan dalam stadion tidak layak untuk final CL! Memakai gas air mata di area yang ada anak-anak dan fans yang tidak terlibat itu berbahaya!"

Nantikan selengkapnya...

Tutup