Walah! Kylian Mbappe Ternyata Sudah Dibayar Real Madrid Sebelum Putuskan Bertahan Di PSG

Kylian Mbappe PSG
Getty
Superstar Prancis itu akhirnya memilih untuk bertahan di tanah airnya, dan menolak pinangan Los Blancos

Kylian Mbappe diklaim telah menerima sebagian uang bonus dari Real Madrid pada Desember 2021, namun kini uang tersebut bakal dikembalikan kepada sang juara La Liga.

Mbappe santer diprediksi bakal meninggalkan Paris Saint-Germain demi berseragam Los Blancos, dan dilaporkan sudah bersepakat dengan tim ibukota Spanyol tersebut.

Tetapi PSG mengeluarkan 'senjata pamungkas' untuk memalingkan megabintang itu dari godaan Madrid, dengan menawarkan gaji selangit dan bonus mahadahsyat. Pada akhirnya, penyerang 23 tahun itu sepakat untuk memperpanjang masa baktinya di Parc des Princes sampai dengan 2025.

Apa yang terjadi antara Mbappe dan Madrid?

Tak ayal, Madrid terkejut dengan keputusan itu, La Liga bahkan sampai bersumpah bakal menuntut PSG, karena mencurigai kontrak yang ditawarkan kampiun Ligue 1 itu buat Mbappe, mencapnya sebagai "skandal".

Sekarang, beberapa hari setelah pengumuman mengejutkan tentang Mbappe, muncul kabar terbaru soal kesepakatannya dengan Madrid.

Jurnalis El Debate, Tomas Gonzalez-Martin, mengungkapkan kepada Bernabeu Digital bahwa Madrid sudah membayarkan sebagian bonus signing on kepada Mbappe pada Desember 2021.

Dia berkata: "Saya tidak kaget dengan apa yang terjadi pekan ini. Kalau Anda tanya saya 15 hari yang lalu, saya bakal bilang 'iya' karena dia [Mbappe] kurang lebih sudah sepakat dengan Real Madrid."

"Dia sudah penerima 'uang muka' €40 juta dalam bentuk premi signing on pada Desember kemarin. Segalanya ditanda tangani dalam pra-persetujuan sejak tahun lalu ketika dia bakal melakukan transfer ini."

Gonzalez-Martin menambahkan bahwa Mbappe pada akhirnya tergiur oleh uang yang ditawarkan PSG.

Dia menambahkan: "Mbappe diberi hampir €300 juta bonus perpanjangan dan sekitar gaji bersih €90 juta per tahun. Pada akhirnya, dia tunduk pada uang, yang membuktikan bahwa dia tidak mencari kesuksesan olahraga dan dia mengkhianati Real Madrid."

Mengapa Mbappe memutuskan bertahan?

Mantan bintang AS Monaco itu mengaku bahwa dia sempat ingin hengkang dari PSG tahun lalu dan merasa bahwa itu keputusan terbaik.

Tapi situasi di PSG berubah seiring berjalannya waktu, dan fakta bahwa dia adalah warga negara Prancis membuatnya urung bergabung dengan Los Blancos.

"Waktu berlalu, tetapi situasi berbeda dan konteksnya sekarang berbeda. Tim olahraga juga begitu dan juga, secara pribadi, saya bebas mengambil keputusan, dan saya tahu betapa pentingnya itu di Prancis."

"Ini negara di mana saya tumbuh dewasa. Saya selalu hidup di sini, dengan meninggalkan negara saya bukanlah pilihan yang tepat. Ada aspek sentimental, ini negara saya."

"Proyek keolahragaannya juga sudah berubah, dan membuat saya mau bertahan karena saya rasa kisah saya belum berakhir."

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Mungkinkah Madrid memboyong Mbappe di 2025?

Mbappe memang hanya memperpanjang kontraknya selama tiga tahun, tetapi laporan tersebut juga mengklaim bahwa Madrid tak sudi berurusan dengan pemain yang tak bisa memegang kata-katanya, dan bakal menilik opsi lain untuk memperkuat lini depan mereka.

Madrid juga dilaporkan sudah sepakat dengan gelandang AS Monaco, Aurelien Tchouameni, serta dikaitkan dengan pencetak gol juara Manchester City, Ilkay Gundogan, sebagai penerus Toni Kroos dan Luka Modric.

Setelah penolakan ini, Madrid punya kesempatan untuk membuktikan mereka tak butuh Mbappe. Los Blancos bakal terbang ke Paris untuk menghadapi Liverpool di final Liga Champions, Minggu (29/5) dini hari WIB. Madrid mengincar mahkota Eropa ke-14 mereka, sementara Liverpool, yang baru saja dibikin sakit hati di Liga Primer Inggris, memburu trofi Piala Eropa ketujuh.

Tutup