Berita Live Scores
Liga Champions

'Bisa 5-5-0 Gitu Ya!' - Herannya De Bruyne Lihat Taktik Lawan Saat Manchester City Bungkam Atletico Madrid

15.52 WIB 06/04/22
Kevin De Bruyne Manchester City 2021-22
Juara bertahan Liga Primer Inggris itu menang tipis atas pasukan Diego Simeone di perempat-final Liga Champions Eropa

Gelandang Manchester City Kevin De Bruyne mengaku baru pertama kali melihat formasi "5-5-0" seperti yang digunakan Atletico Madrid di laga leg pertama perempat-final Liga Champions Eropa.

Man City berhak membawa keunggulan tipis 1-0 saat nanti berkunjung ke Wanda Metropolitano pekan depan setelah menang susah payah atas Atletico di Etihad Stadium, Rabu (6/4) dini hari WIB.

Gol De Bruyne di menit ke-70 cukup untuk menjadi pembeda kedua tim, tetapi ia mengungkapkan rasa frustrasinya soal taktik Los Colchoneros usai peluit panjang dibunyikan.

Apa kata De Bruyne?

"Tim memang biasanya bermain sangat defensif [melawan kami] tetapi hari ini, untuk pertama kalinya saya melihat ada tim yang bermain dengan formasi 5-5-0," ucap gelandang Belgia itu kepada TNT Sports.

"Enggak ada striker. Jadi sulit sekali mencari ruang."

De Bruyne menambahkan: "Di paruh kedua kami menciptakan lebih banyak peluang dan untungnya mencetak satu gol, tetapi pertahanan kami juga tidak tertembus, kami bermain dengan sangat baik."

Bos City, Pep Guardiola, mengamini gelandangnya di jumpa pers pasca-laga, dengan menambahkan: "Kami memprediksi mereka bakal bermain 5-3-2, tetapi lalu berubah menjadi 5-5-0."

"Dulu di prasejarah, hari ini, ratusan ribu tahun kemudian, sulit sekali menyerang formasi 5-5-0, enggak ada ruang."

Savic bela taktik Atletico

Atletico tidak mencatatkan satu tembakan pun selama 90 menit dengan penyerang seperti Antoine Griezmann dan Joao Felix menghabiskan laga dengan melakukan pressing di saat Man City mendominasi penguasaan bola.

Stefan Savic gemilang di jantung pertahanan armada Diego Simeone, dan merasa taktik mereka berhasil meski kalah.

"Kami tak pernah suka kalah. Kami tak senang karena kalah, tetapi pada akhirna ini bukan hasil buruk, kami bermain di kandang Man City dan mereka tidak mendapatkan banyak peluang bersih," jelas bek Atletico itu kepada Movistar.

"Mereka menguasai bola tetapi saya rasa kami kekurangan daya di sepertiga akhir, ada beberapa serangan bersama Griezmann atau Joao yang harusnya bisa kami selesaikan lebih baik. Saya kalem karena masih ada 90 menit lagi di stadion kami."

Savic juga berjanji Atletico akan lebih menyerang di leg kedua demi membalikkan keadaan dan mencapai semi-final.

"Ketika Anda bertahan begitu rendah, sulit untuk keluar, ada dua atau tiga [serangan balik] yang harusnya bisa lebih baik, tetapi kurang daya," ujarnya.

"Di kandang akan berbeda, kami punya keperluan yang berbeda, seperti mencetak gol dan kami akan mencetak gol."