Berita Live Scores
Singapore

Ikhsan Fandi Lebih Senang Dikawal Elkan Baggott

04.34 WIB 25/12/21
Ikhsan Fandi Singapore (do not use as main image)
Ikhsan menyatakan, penggawa Singapura kini sudah mendapat gambaran mengenai keunggulan dan kelemahan Indonesia.

Striker Singapura Ikhsan Fandi berharap bek timnas Indonesia Elkan Baggott kembali tidak memperlihatkan performa bagus ketika mereka saling berhadapan di leg kedua semi-final Piala AFF 2020 di Stadion National, Sabtu (25/12) malam WIB.

Putra legendaris Singapura Fandi Ahmad itu mengungkapkan, ia tida berdaya di babak pertama akibat mendapat pengawalan ketat Rizky Ridho. Namun situasi berubah di babak kedua saat Baggott dimainkan.

Ikshan menjadi penyelamat Singapura pada leg pertama setelah golnya di menit ke-70 menyamakan kedudukan, sehingga The Lions terhindar dari kekalahan. Ikhsan juga beberapa kali menebar ancaman di babak kedua usai membuat Baggott keteteran.

“Di babak pertama, pertahanan mereka cukup ketat terhadap saya, dan saya tidak banyak mendapatkan bola. Bisa dibilang saya hanya bisa mengejar bola,” ungkap Ikhsan dilansir laman resmi federasi sepakbola Singapura (FAS).

“Tapi ketika Elkan masuk [di babak kedua], dia 'memberikan' saya kesempatan untuk memanfaatkan kecepatan dan tenaga untuk mengalahkan dia. Saya lalu lebih sering mencobanya, dan menciptakan beberapa peluang dari situasi itu. Sekarang saya menatap duel hebat lainnya di leg kedua. Saya merasa senang bisa mencetak gol lagi, dan itu membuat saya makin percaya diri.”

Ikhsan menambahkan, berkaca dari pertemuan pertama, Singapura kini sudah mulai memahami keunggulan dan kelemahan Indonesia. Itu menjadi modal berharga buat mereka untuk menghadapi skuad Garuda sekaligus menumbuhkan harapan merebut tiket ke final.

“Sekarang kami akan melawan mereka lagi. Kami sudah tahu apa kelebihan dan kelemahan mereka. Pelatih Tatsuma [Yoshida] telah menyiapkan rencana permainan untuk kami. Kami hanya perlu fokus, dan menerapkannya di lapangan, serta menuntaskan pekerjaan kami,” imbuh Ikhsan.

Pemain berusia 22 tahun ini menegaskan kebugarannya makin membaik setelah ia mendapatkan banyak menit bermain. Hal itu tidak ia peroleh ketika memperkuat klub Norwegia, FC Jerv.

“Saya hanya main tak lebih dari 20 menit di Jerv. Sekarang saya sudah tampil di lima pertandingan dalam satu bulan ini, dan hampir tampil penuh 90 menit di tiap laga. Kebugaran saya makin membaik, dan saya bisa menjadi ancaman serius bagi tim lawan,” imbuh Ikhsan.