Berita Live Scores
Chelsea FC

"Saya Sampai Tremor!" - Debut Buat Chelsea Di Piala FA, Lewis Hall Akui Gugup Setengah Mati

08.33 WIB 09/01/22
Lewis Hall Chelsea 2021-22
Pemain 17 tahun itu bermain penuh saat The Blues meluluhlantakkan tim divisi kelima, Chesterfield

Pemain belia Chelsea, Lewis Hall, mengaku gugup setengah mati setelah melakoni debutnya saat menghancurkan Chesterfield di Piala FA, Minggu (9/1) dini hari WIB.

The Blues terlalu perkasa buat lawan mereka yang notabene merupakan tim divisi kelima, dan berpesta gol 5-1 di Stamford Bridge.

Laga itu menjadi hari besar buat Hall, yang dapat kesempatan bermain penuh 90 menit di penampilan senior pertamanya.

"Sejak masih bocah di Chelsea, untuk inilah kerja keras saya. Rasanya luar biasa akhirnya mendapatkan kesempatan di depan keluarga saya dan fans yang hebat," ujar pemain 17 tahun itu kepada BBC pasca peluit panjang.

"Saya masuk ke akademi pada usia enam hingga delapan, dan diberi kontrak untuk pertama kalinya pada usia sembilan dan berprogres hingga titik ini."

"Kami menggelar rapat tadi siang ketika ia [Thomas Tuchel] mengumumkan timnya dan saya langsung gugup setengah mati. Saya melihat nama saya di susunan pemain dan saya gemetar. Butuh beberapa jam untuk benar-benar memrosesnya."

Anak asuh Tuchel mendominasi laga yang digelar Minggu dini hari itu, dengan Timo Werner, Callum Hudson-Odoi, Romelu Lukaku, dan Andreas Christensen mencetak gol dalam 40 menit pertama, sebelum Hakim Ziyech menambahkan gol kelima di paruh kedua.

Sang pelatih juga senang Hall bisa memberikan dampak berarti, tetapi kaget bisa mendengar suaranya.

"Dia banyak bicara saat wawancara? Saya bahkan enggak pernah mendengar dia bicara sebanyak itu di latihan!" seloroh Tuchel kepada BBC.

"Tetapi ia pantas bermain, anak baik dan sangat tenang. Sebuah kesempatan besar di Stamford Bridge. Ia memanfaatkan kesempatan itu dan sangat terlibat dalam beberapa gol. Turut senang."

Tuchel menambahkan: "Kualitas yang ia tunjukkan sangatlah tenang dan sangatlah bagus di permainan penguasaan bola kami dan di laga-laga latihan."

"Kami tak pernah benar-benar berlatih dengan skuad penuh, jadi cuma laga skala kecil tetapi ia bermain bagus di situ."

"Ia pantas jadi starter dan kami perlu mengistirahatkan Toni [Rudiger], Azpi [Cesar Azpilicueta], dan Marcos [Alonso], itulah alasannya. Kami cuma punya tiga bek tersisa dan ia salah satunya."

"Permintaan kami terhadap pemain di posisi itu sangat jelas dan itu membantunya."

"Ruang ganti kami sangat suportif dan para pemain berpengalaman bersikap suportif, ini bagus buat para pemain muda."