Berita Live Scores
Manchester City FC

Bertemu Presiden Suriah, Inggris Kritik Bos Manchester City

00.36 WIB 22/03/22
Sheikh Mansour bin Zayed - Manchester City owner
Sementara Chris Bryant mempertanyakan kelayakan Sheikh Mansour memiliki klub sepakbola.

Pemerintah Inggris mengkritik pemilik Manchester City Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan yang bertemu dengan Presiden Suriah Bashar-al-Assad di Uni Emirat Arab (UEA) pada akhir pekan kemarin.

Assad bertemu dengan beberapa tokoh penting di jazirah Arab sejak terjadinya perang saudara di Suriah pada 2011. Negara barat sebelumnya menuding Assad sebagai pihak yang bertanggung jawab atas perang saudra di Suriah yang menyebabkan 350 ribu orang terbunuh.

Sejak konflik terjadi, Assad hanya mengunjungi ke negara aliansinya, seperti Rusia dan Iran, di saat komunitas internasional memalingkan wajah mereka dari sang presiden.

Kunjungan Assad ke UEA merupakan yang pertama sejak perang saudara di Suriah pecah 11 tahun lalu. Dalam kunjungannya itu, Assad terlihat berfoto bersama Sheikh Mansour yang menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri UEA.

Penguasa UEA disebut mengisyaratkan kesediaan mereka untuk memperkuat hubungan dengan Suriah lagi. Namun seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan pertemuan seperti itu dapat 'merusak prospek' perdamaian di Suriah.

“Pemerintah Inggris meyakini, dengan tidak adanya perubahan perilaku rezim Suriah, itu dapat merusak prospek perdamaian di Suriah,” demikian pernyataan Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan (FCDO) kepada The Athletic dikutip laman BBC.

Sedangkan perwakilan khusus Inggris untuk Suriah Jonathan Hargreaves menyatakan, Negeri Ratu Elizabeth tetap dengan pendirian mereka menolak keberadaan Assad sebagai penguasa Suriah.

“Setelah 11 tahun konflik, rezim Assad yang tidak berubah dan tidak bertobat terus melakukan kekejaman terhadap rakyat Suriah,” demikian tulis Hargreaves melalui akun Twitter pribadinya.

“Tanpa perubahan perilaku, keterlibatan hanya berfungsi untuk melemahkan upaya kolektif untuk mendorong Assad berpartisipasi dalam proses politik yang difasilitasi PBB dengan itikad baik. Inggris tetap menentang normalisasi hubungan dengan rezim Suriah.”

Sementara anggota parlemen dari Partai Buruh, Chris Bryant, menyampaikan keprihatinannya setelah melihat foto Sheikh Mansour berpelukan dengan Assad. Menurut pria yang getol menyerang mantan bos Chelsea Roman Abramovich ini, Sheikh Mansour tidak cocok untuk memiliki klub sepakbola di Inggris.

Dalam wawancaranya dengan surat kabar Telegraph, Bryant mempertanyakan: 'Apakah Mansour adalah orang yang layak dan pantas untuk memiliki klub sepakbola?'.